16 Tipe Alat Berat Jenis Dan Fungsinya

Alat konstruksi atau alat berat sebagai alat yang tersengaja dibuat /dibuat agar bisa melakukan salah satunya peranan/ aktivitas proses konstruksi yang karakternya berat jika ditangani oleh tenaga manusia, misalnya: mengusung, mengusung, berisi, mengubah, mengeruk, menambah, dan sebagainya secara gampang, cepat, irit, dan aman.

Sering satu tipe alat berat berperan lebih satu aktivitas, misalkan sebuah excavator selain berperan sebagai alat keduk, dapat digunakan sebagai alat muat, atau bahkan juga sebagai alat angkut untuk jarak tertentu.

Peran beberapa alat konstruksi dalam penerapan tugas tidak bisa diacuhkan khususnya beberapa proyek yang padat alat. Bahkan juga kesuksesan satu project dapat benar-benar tergantung pada alat. Sama seperti yang sahabat kitasipil kenali salah satunya ongkos project yang khusus ialah ongkos alat.

ALAT BERAT KONSTRUKSI

1. Bulldozer
Perannya:
– Bulldozer bisa dibagi jadi dua yaitu memakai roda kelabang (Crawler Tractor Dozer) dan Buldoser yang memakai roda karet (Wheel Tractor Dozer)

Buldozer dipakai sebagai alat penggerak tanah lempeng ke dapan atau ke samping, bergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk tugas di rawa dipakai tipe Buldoser khusus yang disebutkan Swamp Bulldozer.

Kelebihan:
– Sanggup meredam beban yang berat

Kekurangan :
– Jarak menempuh relatif pandek

2. Excavator
Perannya excavator:
– Sebagai alat penggali tanah dan dapat dipakai sebagai alat pengangkut material ke truck.

Kelebihan excavator:
– Bisa dipakai sebagai alat pengangkut

Kekurangan excavator:
– Tidak bisa dipakai dalam jarak jauh

3. Wheel Loader, Trek Loader
Peranan wheel loader:
– Untuk mengalihkan material sama dengan dozer.

Kelebihan wheel loader:
– Jarak yang sanggup di menempuh lebih jaun dari dozer

Kekurangan wheel loader:
– Jarak yang di menempuh lebih pendek dibanding truck

4. Motor Scraper
Peranan motor scrapper:
– Untuk menggunting lereng tanggul atau lereng bendungan, mengeruk tanah yang ada antara bangunan beton, meratakan jalan raya atau bandara..

Kelebihan motor scrapper:
– Sanggup mengeruk/ kupas permukaan tanah sampai dengan tebal + 2,5 mm atau menumpuk satu tempat sampai tebal minimal + 2,5 mm juga.

Kekurangan motor scrapper:
– Cuman dapat mengusung dalam jarak yang dekat

5. Motor Grader
Peranan motor grader:
– Untuk meratakan pembukaan tanah secara mekanis; selain itu Grader bisa digunakan juga untuk kepentingan lain misalkan untuk penggusuran tanah.

Kelebihan motor grader:
– Bisa digunakan juga untuk kepentingan lain misalkan untuk penggusuran tanah, pencampuran tanah, meratakan tanggul, pengurugan kembali galian tanah dan lain-lain.

Kekurangan motor grader:
– Khusus untuk pemakaian pada tugas pengurugan kembali galian tanah hasilnya kurang memberikan kepuasan.

6. Asphalt Finishher
Peranan asphalt finishher:
– Untuk membentangkan kombinasi aspal yang dibuat dari alat produksi aspal. Ada dua tipe asphalt finishher yakni tipe crawler yang memakai roda kelabang dan tipe roda karet.

Kelebihan asphalt finishher:
– Keunggulan pada asphalt finishher roda kelabang ialah dalam soal daya tingkat (flotation), traksi, dan penghamparannya lebih lembut dan lebih datar dibanding asphalt finishher yang memakai roda karet sama ukuran yang serupa. Keunggulan pada asphalt finishher roda karet ialah dalam soal manuver yang bisa lebih cepat.

Kekurangan asphalt finishher:
– Kekurangan yang roda kelabang manuver semakin lama,yang roda karet daya ambangnya lebih kasar.

7. Concrete Paver
Peranan concrete paver:
– Sebagai alat pembuat beton

Kelebihan concrete paver:
– Bisa cetak beton dalam ukuran tertentu lebih seragam

Kekurangan concrete paver:
– Gerakannya lamban

8. Pneumatic Tire Roller
Peranan pneumatic tire roller:
– Roda-roda penggilas tipe ini terdiri dari roda-roda ban karet yang dipompa (pneumatic). Formasi dari roda muka dan roda belakang selang-seling hingga sisi yang tidak tergilas oleh roda sisi depan akan digilas oleh roda sisi belakang. Roda-roda ini hasilkan “kneading action” (penekanan) pada tanah hingga menolong koalisi tanah.

Penekanan yang diberi oleh roda pada permukaan tanah bisa ditata dengan mengganti kekerasan ban. Semakin besar kekerasan ban, semakin besar juga penekanan yang terjadi pada tanah. Sumbu dari roda bisa “bergoyang” ikuti peralihan permukaan tanah, ini bisa membesarkan “kneading action”.

Kelebihan pneumatic tire roller:
– Benar-benar pas dipakai pada tugas penggilasan bahan granular, baik dipakai pada penggilasan susunan hot mix sebagai “penggilas di antara”.

Kekurangan pneumatic tire roller:
– Seharusnya tidak dipakai untuk melindas susunan yang berbatu dan tajam karena akan percepat kerusakan pada roda-rodanya.

9. Concrete Vibrator
Peranan concrete vibrator:
– Tehnologi baru untuk menggetarkan (vibrating) tuangan concrete/ beton hingga gelembung udara naik, hasil pengecoran jadi padat dan homogen.

Kelebihan concrete vibrator:
– Bisa kurangi gelembung udara dalam kombinasi beton

Kekurangan concrete vibrator:
– Dapat menghancurkan kualitas beton bila kelamaan di operasikan

10. Truck Mixer
Peranan truck mixer:
– Sebagai alat pencampur semen

Kelebihan :
– Bisa dibawa dimanapun

Kekurangan :
– Lokasi yang dapat di capai ialah lokasi yang mempunyai ruangan cukup.bukan untuk lokasi yang sempit.

11. Dump Truck
Peranan dump truck:
– Truck berperan sebagai alat pengangkut material dari 1 titik di titik yang lain.

Kelebihan dump truck:
– Bisa dipakai untuk perpindahan material jarak jauh.

Kekurangan dump truck:
– Beban yang sanggup di muat terbatas bergantung ukuran truck

12. Stone Crusher
Peranan stone crusher:
– Untuk merusak bebatuan jadi ukuran yang diperkirakan. untuk seterusnya dipakai sebagai material bangunan.

Kelebihan stone crusher:
– Bisa merusak batu secara cepat

Kekurangan stone crusher:
– Alatnya tidak dapat di alihkan (statis)

13. Asphalt Mixing Plant
Peranan asphalt mixing plant:
– Untuk produksi material kombinasi pengerasan lentur dalam jumlah yang besar dengan kualitas dan keseragaman kombinasi masih tetap terjaga (homogen).

Kelebihan asphalt mixing plant:
– Bisa mnghasilkan aspal cepat dengan kualitas yang serupa

Kekurangan asphalt mixing plant:
– Tidak dapat bergerak atau masih tetap

14. Concrete Batching Plant
Peranan concrete batching plant:
– Untuk menambah/menghasilkan beton dalam produksi yang besar. Batching plant dipakai supaya produksi beton ready mix masih tetap dalam kualitas yang bagus, sama sesuai standard, nilai slump tes dan strength-nya konstan seperti yang diharap, karena itu formasi material harus teratasi

Kelebihan concrete batching plant:
– Untuk menambah/menghasilkan beton dalam produksi yang besar.

Kekurangan concrete batching plant:
– Untuk mengangsung saja.

15. Mobile Crane
Peranan mobile crane:
– Sebagai alat pengangkut material

Kelebihan mobile crane:
– Bisa beralih tempat secara mudah

Kekurangan mobile crane:
– Tidak dapat dipakai di atas air

16. Static Tower Crane
Peranan static tower crane:
– Sebagai alat pendorong stastis

Kelebihan static tower crane:
– Jarak angkut semakin tinggi

Kekurangan static tower crane:
– Susah untuk beralih

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *