Tipe dan Peranan Alat Berat Untuk Tugas Jalan. Dalam pembikinan jalan raya, dibutuhkan beberapa macam alat berat untuk mendukung tugas. Alat berat yang dipakai juga khusus untuk pembangunan jalan. Karena di Indonesia rerata memakai jalan dengan material asphalt, karena itu keterangan alat berat di bawah ini cuman terkait dengan alat berat yang dipakai untuk konstruksi jalan asphalt.

Tipe dan Peranan Alat Berat Untuk Konstruksi Jalan Asphalt
1. Excavator
Excavator berperan untuk bersihkan tempat dari sampah atau pohon-pohonan selanjutnya diratakan. Excavator bekerja dengan mengeruk atau mengurug tanah.
2. Buldozer
Tempat yang telah dibikin bersih oleh excavator, seterusnya akan di ratakan dengan memakai bulldozer atau dozer. Bulldozer bekerja dengan meratakan tanah.
3. Dump Truck
Dump truck berperan untuk mengalihkan tanah sisa galian dari tempat. Supaya tidak merintangi tugas di sekitar tempat tempat.
4. Tendem Roller
Tendem roller berperan untuk meratakan dan memadatkan material fondasi bawah. Fondasi bawah ialah batu kali yang di alihkan oleh dump truk. Disamping itu, tugas perataan dengan tandem roller dilaksanakan kembali di saat penghamparan lapis fondasi atas, dan lapis permukaan.
Untuk menambahkan berat dari wheel roller ini, karena itu roda silinder yang kosong berisi zat cair (minyak atau air) atau terkadang berisi pasir. Secara umum berat compactor ini sekitar di antara 6-12 ton. Tambahan berat karena pengisian zat cair pada roda silinder bisa tingkatkan beratnya 15% – 35%.
5. Teodolit
Teodolit berperan untuk menghitung elevasi urugan material fondasi. Ini dilaksanakan saat penghamparan material fondasi.
6. Asphalt Finishher
Asphalt finishher berperan untuk membentangkan asphalt pada tempat jalan. Tugas ini dilaksanakan sesudah susunan fondasi bawah usai ditangani. Proses ini disebutkan dengan penghamparan asphalt dengan memakai asphalt yang telah dipanaskan lebih dulu hingga mencair.
7. Ganda Drum Roller
Ganda drum roller berperan untuk memadatkan asphalt hasil bentangan oleh asphalt finishher. Tugas ini dilaksanakan sesudah asphalt sukses dihamparkan dengan elevasi jalan raya yang telah diukur memakai theodolit.
8. Peneumatic Roller
Peneumatic Roller berperan sebagai alat berat finishhing pecanduan dan perataan jalan raya.