Bagaimana Tips Membeli Alat Berat?Simak Yuk!

Covid-19 memberi imbas mengagumkan untuk ekonomi Indonesia. Tetapi masuk tahun 2021 ekonomi mulai menggelinjang, ini diperlihatkan mulai dengan membaiknya beragam harga komoditi vital seperti batu bara, kelapa sawit dan coklat.

Untuk beberapa pelaku bisnis berikut waktunya untuk tingkatkan kembali produksinya dengan memaksimalkan alat produksi yang dipunyainya atau melakukan investasi supaya kemampuan usahanya dapat bertambah. Salah satunya alat produksi yang sering dipakai pada beragam usaha ialah alat berat. Saat sebelum Anda beli alat berat, lihat beberapa tips berikut supaya alat berat yang dibeli nanti dapat memberi faedah yang optimal.

Tetapkan Detail Alat Berat yang Sama sesuai Dengan Keperluan

Saat sebelum beli alat berat, calon pemilik alat berat harus pastikan tipe dan peranan alat berat yang hendak dipakai. Ini harus jadi konsentrasi perhatian untuk menghindari pembelian alat berat yang tidak sesuai keperluan. Misalkan alat beratnya terlampau besar hingga ada pemborosan ongkos, atau kekecilan hingga alat berat itu tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Dalami detail dari tiap tipe dan kelas alat berat yang hendak dibeli. Tanyakan dengan beberapa orang yang dipandang pahami detail tehnis alat berat, atau juga bisa dengan technical dukungan dari perusahaan alat berat yang tawarkan produknya.

Tentukan Alat Berat yang Mempunyai Komponen-Komponen yang Andal

Sebuah unit alat berat tersusun dari beberapa ribu tipe elemen dan spare part, yang hendak sama-sama bekerja bersama untuk hasilkan performa yang diharap oleh pemakainya. Ketidakberhasilan dari sebuah elemen seperti mesin, transmisi atau motor akan berpengaruh alat berat itu tidak dapat bekerja atau bekerja dengan tidak optimal. Rugi secara biaya dan waktu akan dirasakan pemilik alat untuk membenahi alat beratnya yang ongkosnya mahal.

Saat alat berat sudah dibeli, elemen ongkos yang perlu dijamin pemilik alat berat ialah ongkos operasional dan ongkos perawatan. Ongkos operasional sebagai ongkos yang muncul dalam tiap jam operasionalisasi alat berat, seperti bahan bakar, preventive pemeliharaan, ban, undercarriage dan spare part yang perlu kerap ditukar karena alami keausan.

Calon pemilik alat berat dapat minta penghitungan ongkos kepemilikan dan operasionalisasi (Owning dan Operating Biaya) ke perusahaan penjual alat berat untuk memperoleh perkiraan detil beberapa biaya yang hendak muncul sepanjang usia alat berat itu.

Salah satunya bagian utama ongkos operasional alat berat ialah tingkat konsumsi bahan bakar. Pilih alat berat yang konsumsi bahan bakarnya rendah karena akan berpengaruh besar pada keseluruhan ongkos yang dikeluarkan pemilik.

1. Service Purna Jual yang Baik

Salah satunya kunci sukses service purna jual alat berat ialah tersedianya spare part dan kejelasan waktu terdapatnya. Ketidak tersediaan spare part dan saat yang diperlukan penyuplai alat berat untuk memasok spare part yang diperlukan dengan cepat akan berpengaruh makin lama waktunya unit alat berat itu tidak dapat bekerja, yang tentu saja akan berpengaruh pada bertambahnya rugi yang perlu dijamin pemilik alat berat.

Tidak itu saja, servis yang ramah dan professional yang dengan cepat memberi respon keluh kesah yang dikatakan ialah poin utama yang perlu jadi perhatian calon pemilik alat berat saat sebelum tentukan alat berat yang hendak dibeli, dan tidak ketinggal keterampilan dari mekanik-mekanik yang kerjakan tugas pembaruan itu.

2. Pilih Alat Berat yang Harga Bersaing dan Mempunyai Support Keuangan Untuk Pembeliannya

Harga sebagai salah satunya aspek khusus dalam pembelian alat berat. Di pasar ada beragam tipe dan merk alat berat pada harga yang bervariatif. Secara umum calon konsumen akan tergoda pada harga yang murah, tetapi hal yang penting jadi perhatian bukan hanya harga membeli tetapi ongkos yang diperlukan untuk menjaga alat berat itu nanti.

Alat berat yang harga tambah mahal belum pasti kwalitasnya lebih bagus, selain harga spare partnya tambah mahal. Juga sangat penting untuk diperhitungkan ialah support keuangan.

Secara umum pembelian alat berat dilaksanakan dengan menggamit perusahaan pendanaan (leasing). Pilih alat berat yang telah mempunyai kerja sama dengan perusahaan leasing yang paling dipercaya. Beberapa merk alat berat bahkan juga mempunyai support pendanaan dari pabriknya langsung di luar negeri atau dari perusahaan leasing di luar negeri yang sering memberi sarana pendanaan yang bagus sekali, seperti suku bunga yang rendah atau grace period pembayaran.

Beberapa merk alat berat memberi keringanan seperti 3 bulan awal tak perlu bayar angsuran alat beratnya, hingga pemilik alat berat dapat memakai alat beratnya untuk mendapatkan uang dahulu yang dapat dipakai untuk bayar angsurannya.

3. Keuntungan yang diberi Penjual Alat Berat

Tiap pemilik alat berat tentu saja inginkan alat berat yang dibelinya akan memberi hasil optimal dengan ongkos serendah mungkin. Tanya dengan perusahaan penjual alat berat keuntungan apa yang hendak diberi pada pembelian alat beratnya.

Keuntungan pembelian alat berat dapat berbentuk free servis dalam waktu periode tertentu misalkan enam bulan atau 1000 jam penggunaan pertama. Free servis ini dapat berbentuk free filter dan oli dan jasa pergantiannya untuk tiap masa servis, atau free pelatihan operasionalisasi dan perawatan alat berat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *