12 Jenis, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Alat Berat Konstruksi

Alat konstruksi atau alat berat sebagai alat yang tersengaja dibuat/ dibuat agar bisa melakukan salah satunya peranan/ aktivitas proses konstruksi yang karakternya berat jika ditangani oleh tenaga manusia, misalnya: mengusung, mengusung, berisi, mengubah, mengeruk, menambah, dan sebagainya secara gampang, cepat, irit, dan aman.

Sering satu tipe alat berat berperan lebih satu aktivitas, misalkan sebuah excavator selain berperan sebagai alat keduk, dapat digunakan sebagai alat muat, atau bahkan juga sebagai alat angkut untuk jarak tertentu.

Peran beberapa alat konstruksi dalam penerapan tugas tidak bisa diacuhkan khususnya beberapa proyek yang padat alat. Bahkan juga kesuksesan satu project dapat benar-benar tergantung pada alat. Sama seperti yang kawan-kawan kenali salah satunya ongkos project yang khusus ialah ongkos alat.

Alat-Alat Berat Konstruksi :

1. Bulldozer

Bulldozer bisa dibagi jadi dua yaitu memakai roda kelabang (Crawler Tractor Dozer) dan Buldoser yang memakai roda karet (Wheel Tractor Dozer).

Peranan Bulldozer:
• Bulldozer dipakai sebagai alat penggerak tanah lempeng ke dapan atau ke samping, bergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk tugas di rawa dipakai tipe Buldoser khusus yang disebutkan Swamp Bulldozer.
Kelebihan:
• Mampu meredam beban yang berat.
Kekurangan:
• Jarak menempuh relatif pandek.

2. Excavator

Peranan excavator:
• Sebagai alat penggali tanah dan dapat dipakai sebagai alat pengangkut material ke truck.
Kelebihan excavator:
• Dapat dipakai sebagai alat pengangkut.
Kekurangan excavator:
• Tidak bisa dipakai dalam jarak jauh.

3. Wheel Loader, Trek Loader

gambar wheel loader gambar trek loader
Peranan wheel loader:
• Untuk mengalihkan material sama dengan dozer.
Kelebihan wheel loader:
• Jarak yang sanggup di menempuh lebih jauh dari dozer.
Kekurangan wheel loader:
• Jarak yang di menempuh lebih pendek dibanding truck.
4. Motor Scraper

Peranan motor scrapper:
• Untuk menggunting lereng tanggul atau lereng bendungan, mengeruk tanah yang ada antara bangunan beton, meratakan jalan raya atau bandara.
Kelebihan motor scrapper:
• Mampu mengeruk/ kupas permukaan tanah sampai dengan tebal +2,5 mm atau menumpuk satu tempat sampai tebal minimal +2,5 mm juga.
Kekurangan motor scrapper:
Cuman dapat mengusung dalam jarak yang dekat.

5. Motor Grader

Peranan motor grader:
• Untuk meratakan pembukaan tanah secara mekanis, selain itu Grader bisa digunakan juga untuk kepentingan lain misalkan untuk penggusuran tanah.
Kelebihan motor grader:
• Dapat digunakan juga untuk kepentingan lain misalkan untuk penggusuran tanah, pencampuran tanah, meratakan tanggul, pengurugan kembali galian tanah dan lain-lain.
Kekurangan motor grader:
• Khusus untuk pemakaian pada tugas pengurugan kembali galian tanah hasilnya kurang memberikan kepuasan.

6. Asphalt Finishher

Peranan asphalt finishher:
• Untuk membentangkan kombinasi aspal yang dibuat dari alat produksi aspal. Ada dua tipe asphalt finishher yakni tipe crawler yang memakai roda kelabang dan tipe roda karet.
Kelebihan asphalt finishher:
• Kelebihan dari asphalt finishher roda kelabang ialah dalam soal daya tingkat (flotation), traksi, dan penghamparannya lebih lembut dan lebih datar dibanding asphalt finishher yang memakai roda karet sama ukuran yang serupa. Keunggulan pada asphalt finishher roda karet ialah dalam soal manuver yang bisa lebih cepat.
Kekurangan asphalt finishher:
• Kekurangan yang roda kelabang manuver semakin lama, yang roda karet daya ambangnya lebih kasar.

7. Concrete Paver

Peranan concrete paver:
• Sebagai alat pembuat beton.
Kelebihan concrete paver:
• Dapat cetak beton dalam ukuran tertentu lebih seragam.
Kekurangan concrete paver:
• Pergerakannya yang lamban.

8. Pneumatic Tire Roller

Peranan pneumatic tire roller:
• Roda-roda penggilas tipe ini terdiri dari roda-roda ban karet yang dipompa (pneumatic). Formasi dari roda muka dan roda belakang selang-seling hingga sisi yang tidak tergilas oleh roda sisi depan akan digilas oleh roda sisi belakang. Roda-roda ini hasilkan “kneading action” (penekanan) pada tanah hingga menolong koalisi tanah.

yang diberi oleh roda pada permukaan tanah bisa ditata dengan mengganti kekerasan ban. Semakin besar kekerasan ban, semakin besar juga penekanan yang terjadi pada tanah. Sumbu dari roda bisa “bergoyang” ikuti peralihan permukaan tanah, ini bisa membesarkan “kneading action”.
Kelebihan pneumatic tire roller:
• Sangat pas dipakai pada tugas penggilasan bahan granular, baik dipakai pada penggilasan susunan hot mix sebagai “penggilas di antara”.
Kekurangan pneumatic tire roller:
• Sebaiknya tidak dipakai untuk melindas susunan yang berbatu dan tajam karena akan percepat kerusakan pada roda-rodanya.

9. Concrete Vibrator

Peranan concrete vibrator:
• Teknologi baru untuk menggetarkan (vibrating) tuangan concrete/ beton hingga gelembung udara naik, hasil pengecoran jadi padat dan homogen.
Kelebihan concrete vibrator:
• Dapat kurangi gelembung udara dalam kombinasi beton.
Kekurangan concrete vibrator:
• Bisa menghancurkan kualitas beton bila kelamaan di operasikan.

10. Truck Mixer

Peranan truck mixer:
• Sebagai alat pencampur semen.
Kelebihan:
• Dapat dibawa dimanapun.
Kekurangan:
• Tempat yang dapat di capai ialah lokasi yang mempunyai ruangan cukup, bukan untuk lokasi yang sempit.

11. Dump Truck

Peranan dump truck:
• Truck berperan sebagai alat pengangkut material dari 1 titik di titik yang lain.
Kelebihan dump truck:
• Dapat dipakai untuk perpindahan material jarak jauh.
Kekurangan dump truck:
• Beban yang sanggup di muat terbatas bergantung ukuran truck.

12. Stone Crusher

Peranan stone crusher:
• Untuk merusak bebatuan jadi ukuran yang diperkirakan yang seterusnya dipakai sebagai material bangunan.
Kelebihan stone crusher:
• Dapat merusak batu secara cepat.
Kekurangan stone crusher:
• Alatnya tidak dapat di alihkan (statis).

Related Posts

Leave a Reply