Pelajari 7 Jenis Alat Berat Yang Digunakan Pada Tambang Batubara

Pertambangan terdiri dua tipe. Ada tambang terbuka dan ada tambang bawah tanah. Untuk tambang bawah tanah seperti minyak bumi, gas dan uranium. Dan tambang terbuka mirip emas, batu bara, besi dan nikel.

Ulasan kita untuk ini kali ialah Alat berat untuk tambang batu bara :

1. Excavator

Excavator sebagai salah satunya alat berat multi-fungsi yang sering dipakai pada tugas konstruksi dan kehutanan. Dan dalam pertambangan batu bara alat ini berperan sebagai pengangkat material seperti tanah dan batu-batuan. Pada tambang terbuka, excavator termasuk dalam alat berat keduk dan muat.

2. Dump Truck

Alat angkut ini lebih banyak digunakan untuk mengusung : tanah, pengendapan bijih, bebatuan untuk bangunan dan lain-lain. Pada jarak yang dekat dan sedang. Karena kecepatannya yang tinggi karena itu truk memiliki produksi yang tinggi, hingga biaya per ton material jadi rendah.disamping itu dump truck fleksibel, maknanya bisa digunakan untuk mengusung berbagai macam barang yang memiliki wujud dan jumlah yang beragam macam juga. , dan tidak begitu bergantung pada lajur jalan.

Penggolongan Dump Truck
a. Berdasar tenaga pendorong “drive”
– Front wheel drive (tenaga pendorong pada roda depan), lamban dan segera aus bannya.
– Rear wheel drive (tenaga pendorong pada roda belakang), sebagai type yang umum dipakai.
– Four wheel drive (tenaga pendorong pada roda depan dan belakang).
– Ganda Rear wheel drive (tenaga pendorong pada dua pasang roda belakang).
b. Berdasar langkah dumping
– End-dump : kosongkan muatan kebelakang.
– Side-dump : kosongkan muatan kesamping
– Bottom-dump : kosongkan muatan kebawah.

3. Wheel Loader

Wheel loader ialah alat yang diperlengkapi dengan bucket untuk berisi material ke truk atau program lain seperti waste handling, yang berisi batu ke crusher. Alat ini memakai ban sebagai pendorongnya, yang mempermudah mobilisasi dan peranan pelafalan yang memberi ruangan gerak fleksibel. Dalam pertambangan wheel loader terhitung dalam alat angkut material tambang.

4. Belt Conveyor

Conveyor Belt sebagai alat yang dipakai untuk mengalihkan tanah, pasir, kerikil bebatuan pecah beton. Kemampuan perpindahan material oelh belt conveyor lumayan tinggi karena material dipindah secara terus-terusan dalam kecepatan yang relative tinggi. Sisi dari belt conveyor ialah belt atau ban jalan, idler, unit pengontrol, pulley, dan susunan penahan.

5. Dragline

Dragline ialah alat untuk mengeruk tanah dan memuatkan pada beberapa alat angkut. misalkan truk atau ke arah tempat penumpukan yang dekat sama tempat galian.Untuk beberapa project. power shovel atau dragline dipakai untuk mengeruk, namun pada banyak hal, dragline memiliki keuntungan yang biasanya disebabkan karena kondisi medan dan bahan yang penting dikeduk.

Dragline umumnya tak perlu masuk ke tempat galian untuk melakukan kerjanya, dragline bisa bekerja dengan ditaruh pada lantai kerja yang bagus, selanjutnya mengeruk pada lokasi yang penuh air atau berlumpur Bila hasil galian terus termuat ke truk, karena itu truk tidak periu masuk ke lubang galian yang kotor dan berlumpur yang mengakibatkan teriebaknya truk itu. Dragline baik sekali untuk penggalian pada parit-parit, sungai yang tebingnya terjal, hingga kendaraan angkut tidak periu masuk ke lokasi penggalian.

6. Bulldozer

Bulldozer adalah alat berat yang memakai roda rantai (trek shoe), dapat dipakai untuk mengali (digging), menggerakkan (pushing), meratakan (spreading), menarik beban, menumpuk (filling), dan lain lain.

Peranan dari bulldozer :

1. bersihkan medan dari kayu-kayuan,tonggak-tonggak pohon dan bebatuan.
2. pembukaan jalan kerja di pegunungan atau pada wilayah yang berbatu-batu.
3. mengalihkan tanah yang jauhnya sampai 300 ft.
4. menarik scraper.
5. membentangkan tanah potongan atau urugan
6. menumpuk kembali trencher.
7. bersihkan medan.
8. perawatan jalan kerja.
9. mempersiapkan material-material dari soil borrow pit dan quarry pit atau tempat ambil material.
10. sebagai alat keduk, alat angkut dan alat dorong.

7. Bucket Wheel Excavator (BWE)

Bucket-wheel excavator (BWE) ialah alat berat yang dipakai pada surface mining, dengan peranan khusus sebagai mesin penggali terus-terusan (continuous digging machine) dalam jumlah besar pada penambangan terbuka.

Elemen khusus BWE ialah roda besar berputar-putar yang terpasang pada suatu lengan raksasa. Ujung roda ini selanjutnya dipasang bucket dengan gigi-gigi logam dipinggiran bucket yang dipakai untuk mengeruk tanah. Bucket ini selalu berputar-putar bersamaan perputaran roda (wheel) yang selanjutnya direncanakan untuk menumpahkan muatannya pada belt conveyor yang ada di tubuh BWE.

BWE disebutkan sebagai continuous excavators karena bisa mengeruk secara menerus tanpa terputus. Bucket yang tetap berputar-putar akan memberi tingkat penggalian optimal plus tidak dibutuhkannya kembali alat angkut tambahan seperti dump truck, karena mineral yang dikeduk langsung diangkut oleh belt conveyor.

Ini terang benar-benar memberikan keuntungan karena akan memberi tingkat produksi yang tinggi (high productivity) dan penghematan ongkos pembelian alat angkut tambahan. Kekurangan BWE khususnya disebabkan karena harga alat yang tinggi sekali (high investment biaya) dan karakter BWE yang cuman pas dipakai di tanah yang relatif lunak. Biasanya, BWE dipakai di tambang batubara, sama seperti yang ada di PT. Bukit Asam (persero) Tbk, dipakai untuk menambang cadangan batubara di Airlaya.

Jerman ialah negara yang terbanyak memakai BWE pada pertambangannya, dan di jerman pulalah BWE paling besar di dunia dibikin dan dioperasionalkan. BWE paling besar ini dibikin dengan ongkos sekitaran US$100 juta, memerlukan lima tahun pembuatan dan membutuhkan lima orang untuk menjalankannya.

Berat alat capai 12.000 ton dengan kemampuan produksi 220.000 ton setiap hari. Karena itu terdaftarlah alat raksasa ini di Guinnes Book of Records (2001-2006) sebagai alat bergerak paling besar di dunia.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *