Dengan adanya banyak pertambangan yang berada di Indonesia, pemakaian alat berat tambang pada industri tambang ditegaskan akan bertambah bersamaan dengan berjalannya waktu. Ini dikarenakan oleh industri pertambangan dengan pemakaian alat berat sama-sama terkait keduanya, bukan hanya tergantung pada satu tipe saja seperti tipe conveyor belt conveyor.
Pemakaian alat berat pada industri tambang biasanya diperuntukkan untuk mengalihkan material-material yang berat, bebatuan, tanah, lumpur, dan beragam jenis material yang ada pada tempat tambang.
Tiap tipe tugas akan membutuhkan pemakaian alat berat yang lain bergantung dari peranan dan tugas yang hendak ditangani.

Karena itu wajib untuk kita untuk ketahui peranan dan tipe tugas yang bisa ditangani oleh tiap tipe alat berat yang ada :
1. SCRAPER
Scraper sebagai alat yang dipakai untuk mengalihkan atau hilangkan kotoran, kerikil, atau material-material yang lain yang tidak diharapkan dari permukaan. Alat berat scraper memang diutamakan untuk bersihkan permukaan supaya tidak ada material-material yang tidak diharapkan.
Satu diantara keunggulan dari alat scraper dari alat berat yang lain ialah scraper sanggup untuk hilangkan kotoran berbentuk tanah basah dari permukaan. Ini benar-benar berlainan dibanding dengan alat berat yang lain yang mewajibkan karyawan untuk menanti tanah basah itu untuk kering lebih dulu.
Alat scraper bahkan juga sanggup lakukan tugas dengan efisien dan efektif di keadaan tanah yang jelek dan keras. Scraper sebagai alat yang serbaguna dan fleksibel hingga bisa dipakai untuk beragam jenis tipe tugas.
2. WHEEL LOADER
Wheel loader dipakai untuk mengalihkan material seperti hasil tambang ke arah lokasi lainnya seperti dump truck, belt conveyor, atau feed hopper. Material yang bisa dipindah dengan memakai wheel loader besar sekali sesuaikan dengan bucket besar yang ada di muka.
Sering bucket besar yang ada di muka bisa dilepaskan untuk diganti dengan alat lainnya seperti menukarnya dengan alat seperti sisi depan forklift untuk mengusung palet yang berat.
3. EXCAVATOR
Excavator sebagai alat yang memakai tenaga diesel untuk lakukan penggalian tanah dengan sisi bucket yang ada di muka untuk membikin lubang, parit, dan galian. Penggalian alat itu pas dipakai pada industri pertambangan.
Sama dengan wheel loader, bucket yang ada pada bagian depan excavator dapat ditukar-ganti sesuai kepentingan. Dengan menukar bucket sisi depan alat excavator karena itu nanti kita bisa lakukan tipe tugas yang berbeda.
4. RUBBER BELT CONVEYOR
Mekanisme yang dibikin dengan memakai belt conveyor dipakai untuk mengalihkan hasil pertambangan dari 1 lokasi ke lokasi yang lain. Belt conveyor dipakai supaya pada proses pembagian barang proses pertambangan tetap jalan secara lancar.
Belt conveyor tambang sebagai tipe belt conveyor yang diutamakan untuk industri pertambangan. Tipe belt conveyor tambang sudah pasti berlainan dibanding dengan belt conveyor secara umum.
5. DUMP TRUCK
Dump truck sebagai tipe alat berat yang dipakai untuk mengalihkan material dengan jumlah yang banyak. Material yang diangkat umumnya seperti pasir, bebatuan, kerikil, atau dari hasil proses pembongkaran.
Bila pada aktivitas produksi kita membutuhkan alat untuk lakukan proses perpindahan material karena itu kemungkinan besar jika kita akan memerlukan dump truck.
6. BUCKET WHEEL EXCAVATOR
Alat bucket wheel excavator (BWE) sebagai alat pertambangan yang jalan secara terus-terusan untuk mengeruk dalam rasio yang besar. Material yang dikeduk oleh alat ini misalnya seperti tanah, kerikil, bebatuan, dan material yang berada di wilayah pertambangan secara umum.
Alat bucket wheel excavator bisa dipakai untuk mengeruk sampai kemampuan 20.000 m3/jam (sekitaran 7.000 ton/jam). Pada proses produksinya, alat bucket wheel excavator biasanya tersambung dengan mekanisme belt conveyor atau cross pit spreader.
7. BULLDOZER
Alat bulldozer dipakai untuk menggerakkan, mengeruk, mengalihkan, dan meratakan fondasi tanah yang berada di tempat lokasi tambang. Alat bulldozer mempunyai alat yang besar sekali yang melekat di bagian depan untuk lakukan beberapa kegiatan barusan yang disebutkan dengan crawler.
8. MOTOR GRADER
Pekerjaan untuk meratakan permukaan tanah umumnya dilaksanakan dengan memakai alat bulldozer, tetapi karena ada keinginan untuk kenaikan kualitas hasil dan kecepatan proses dari pemerataan permukaan tanah karena itu alat motor grader dipakai untuk maksud proses pemerataan tanah.
Alat motor grader sudah tentu dibutuhkan di beberapa lokasi misalnya lokasi pertambangan dan tempat konstruksi. Disamping itu motor grader kadang dipakai untuk kepentingan pertambangan bawah tanah.
9. ROLLER
Alat roller sebagai alat berat yang biasanya dipakai pada tempat konstruksi dan pertambangan dengan arah untuk memadatkan tanah, kerikil, pasir, dan permukaan yang lain kemungkinan dilalui untuk proses aktivitas.
Tipe dari roller yang dipakai juga harus disamakan dengan keperluan dari projek yang hendak digerakkan dan type bermaterial yang hendak dipadatkan.